Program TAWSEC
Transformasi Ekonomi Pesisir melalui Sinergi Aksi Mandiri
Sebuah program pemberdayaan ekonomi perempuan pesisir yang mendampingi ibu-ibu pelaku ngojur mengolah hasil laut menjadi produk UMKM bernilai tinggi.
Visi & Misi TAWSEC
Visi
Mewujudkan Desa Banyusangka sebagai desa pesisir yang mandiri secara ekonomi melalui pemberdayaan perempuan pengolah hasil laut yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Misi
- 1
Meningkatkan kapasitas kewirausahaan dan manajemen usaha perempuan pesisir (ngojur) agar mampu mengelola UMKM secara mandiri
- 2
Mendorong praktik produksi olahan hasil laut yang higienis, berkualitas, dan berkelanjutan sesuai standar pangan
- 3
Memperluas akses pasar produk UMKM melalui digitalisasi, branding, dan pemasaran daring di platform marketplace
- 4
Mewujudkan legalitas usaha yang kuat (NIB, sertifikasi halal, izin PIRT) untuk keberlanjutan bisnis jangka panjang
- 5
Mengurangi food loss hasil tangkapan nelayan melalui inovasi pengolahan bernilai tambah yang ramah lingkungan
Potensi Besar yang Belum Tersentuh
Desa Banyusangka memiliki sumber daya laut yang luar biasa β ikan layang dan tongkol mendarat 100β300 kg per hari di PPI Banyusangka. Namun, 85% dijual mentah tanpa pengolahan, dan hingga 35% terbuang saat musim puncak.
Perempuan pelaku ngojur β pengambil dan penjual eceran sisa hasil tangkapan β sudah punya pengalaman dagang, tapi belum memiliki keterampilan mengolah, manajemen usaha, akses pasar, dan kemampuan digital.
85%
Dijual mentah tanpa olah
20β35%
Food loss saat panen raya
10β50x
Kenaikan nilai jual setelah diolah
4 Pilar
Program pemberdayaan komprehensif
4 Pilar Program TAWSEC
Klik pada setiap pilar untuk melihat detail materi yang diajarkan kepada peserta.
Kaitan dengan SDGs & Komitmen UNAIR
Program TAWSEC berkontribusi nyata pada 4 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs) yang sejalan dengan kompetensi global Universitas Airlangga.
Universitas Airlangga: Rekor Dunia untuk Keberlanjutan
Berdasarkan pemeringkatan Times Higher Education (THE) 2026, UNAIR menempati peringkat #15 dunia dan #1 di Indonesia. Kontribusi ini diimplementasikan nyata di Banyusangka, khususnya pada SDG 1 (No Poverty - Peringkat 1 Nasional) dan SDG 5 (Gender Equality - Top 36 Dunia).
#15
Dunia
#1
Indonesia
95.7
Skor THE
Tanpa Kemiskinan
π UNAIR Peringkat 1 Nasional (SDG 1)Kesetaraan Gender
π UNAIR Top-36 Dunia (SDG 5)Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi
Ekosistem Laut


Program pengabdian masyarakat unggulan TAWSEC di bawah naungan
UKM-F Penalaran AcSES FEB Universitas Airlangga β Hibah UNAIR SUSTAINACTION 2026
* Dosen Pembimbing: Muhammad Syaikh Rohman, S.E., M.Ec. | THE Impact Rankings 2026 #15 Dunia.
Green Entrepreneurship & Zero Waste Processing
TAWSEC menerapkan konsep kewirausahaan hijau tanpa sampah. Seluruh bagian tangkapan ikan diproses menjadi produk bernilai ekonomi: Daging Ikan β Abon Ikan Tongkol, Kulit Ikan β Kerupuk Renyah, dan Tulang Ikan β Tepung Pakan Ternak Kaya Kalsium.
Timeline Pelaksanaan Program TAWSEC
Alur kegiatan berkelanjutan dari April hingga Agustus 2026 yang dilaksanakan oleh UKM-F Penalaran AcSES FEB UNAIR.
Survei Kebutuhan & Pemetaan Potensi Desab
Pengumpulan data awal perikanan PPI Banyusangka, identifikasi 45+ pelaku ngojur, dan koordinasi dengan Pemdes & PKK.
Pelatihan Pilar 1 (Kewirausahaan) & Pilar 2 (Produksi Higienis)
Pelatihan HPP, modal awal, BEP, serta SOP produksi higienis Abon Ikan Tongkol, Kerupuk Kulit Ikan, dan Tepung Tulang Ikan.
Pelatihan Pilar 3 (Digitalisasi & Branding) & Pilar 4 (Legalitas)
Desain logo & kemasan, fotografi produk HP, pendaftaran Toko Shopee/WA Business, pengajuan NIB OSS, dan Sertifikasi Halal BPJPH.
Peluncuran Website Resmi & Etalase Digital TAWSEC
Rilis platform web e-katalog beralamat resmi untuk publikasi produk olahan laut dan profil keberlanjutan Desa Banyusangka.
Pendampingan Pemasaran, Ritel, & Draf Perdes Keberlanjutan
Pemasyaratan produk ke 3 gerai ritel Bangkalan, pendampingan transaksi e-commerce, dan perumusan draf Peraturan Desa (Perdes).
Luaran Wajib & Luaran Tambahan Program
Bukti nyata dan transparansi target hasil pengabdian masyarakat UKM-F Penalaran AcSES FEB UNAIR di Desa Banyusangka.
Luaran Wajib (5 Item)
Target komitmen utama program
- β’Sub laporan akhir kegiatan pengabdian masyarakat
- β’Akun media sosial resmi (Instagram & TikTok Shop)
- Buku Bilingual (Indonesia-Madura)Buku pengembangan kapasitas masyarakat pesisir dwi-bahasa
- Video dokumenter resmi di kanal FEB UNAIR & Ormawa
- β’Poster program & profil hasil kegiatan pengabdian
Luaran Tambahan (6 Item)
Nilai tambah & dampak keberlanjutan
- β’Publikasi jurnal pengabdian masyarakat terakreditasi
- 3 Varian produk olahan bersertifikasi siap pasar
- β’E-Catalog digital + akun e-commerce aktif
- MoU Mitra & Draf PerdesDokumen kerja sama pemasaran + draf Peraturan Desa
- β’Publikasi artikel ilmiah pada konferensi/media nasional
- HKI (Hak Kekayaan Intelektual) untuk modul pelatihan
Dashboard 9 KPI Indikator Keberhasilan
Status dan persentase capaian terukur program TAWSEC 2026
Progress Kegiatan
Real-time update dari tim lapangan
Progress Keseluruhan Program
78%
3 kegiatan selesai
6 dalam proses
0 belum mulai
Kapasitas
Kapasitas Ormawa & Mahasiswa
Selesaiπ― Target: Peningkatan skor soft/hard skills 100%
Evaluasi kuesioner awal & akhir selesai.
Kewirausahaan
Pelaku Usaha Terbentuk
Selesaiπ― Target: 10 Usaha Individu + 1 Kelompok (KUB)
KUB Perempuan Banyusangka resmi terbentuk.
Pelatihan
Intervensi Peningkatan Kapasitas
Selesaiπ― Target: 3 Jenis (Pelatihan, Branding, Promosi)
Pelatihan 4 pilar telah terlaksana.
Kelembagaan
Aktivitas Lembaga Ekonomi Desa
Dalam Prosesπ― Target: SK Unit Usaha BUMDes / MoU Mitra
Proses penerbitan SK Unit Usaha di bawah BUMDes Wijaya Kusuma.
Ekonomi
Kenaikan Omzet Usaha
Dalam Prosesπ― Target: Naik 20β30% dari pendapatan awal
Pendampingan penjualan awal produk olahan.
Pemasaran
Jangkauan Pasar
Dalam Prosesπ― Target: Masuk min. 3 Gerai Ritel / Toko Oleh-oleh
Penjajakan kerja sama dengan toko oleh-oleh Bangkalan & Madura.
Teknologi
Pemanfaatan Teknologi & Digital
Dalam Prosesπ― Target: Alat TTG + Transaksi E-Commerce
Website live, onboarding toko Shopee & WhatsApp Business.
Legalitas
Legalitas Usaha (NIB & Halal)
Dalam Prosesπ― Target: 80% Unit Usaha Punya NIB & Sertifikat Halal
Pendaftaran NIB via OSS selesai, berkas Halal diajukan ke BPJPH.
Sertifikasi
Produk Tersertifikasi
Dalam Prosesπ― Target: 3 Varian Produk (Uji Lab Organoleptik)
Uji kelayakan konsumsi Abon, Kerupuk, dan Tepung Tulang Ikan.
π‘ Update progress? Edit data/progress-fallback.json atau sambungkan Google Sheets di lib/config.ts